Articles

Yuk Kenalan Dengan Bank (1)

          Bagi kebanyakan orang, bank adalah lokasi atau tempat untuk menabung, menyimpan deposito atau untuk mengirimkan/ transfer uang (atau dana). Namun, bagi sekelompok orang yang sudah lebih canggih atau 'berpengalaman', bank merupakan tempat untuk meminjam dana atau istilah bakunya “kredit”. Pinjaman kredit ini dipakai untuk memenuhi berbagai keperluan baik itu konsumtif maupun untuk keperluan modal usaha.

          Secara sederhana, bank adalah institusi keuangan yang menerima simpanan dana (deposit) dari nasabah, kemudian bank akan menyalurkan dana simpanan tersebut dalam bentuk pinjaman kepada debitur ‘pihak yang meminjam dana dari bank’. Disinilah peranan utama bank, yaitu sebagai lembaga intermediasi keuangan yang dapat mendorong laju pertumbuhan ekonomi.

Ilustrasi: Mekanisme dan fungsi intermediasi dari Bank
          Di sisi penerima simpanan dana, bank menyediakan produk yang biasa kita kenal dengan tabungan. Nah, tingkat suku bunga dari tabungan ini ada di sekitar 1% per tahun. Sebagai contoh misalnya kita memiliki uang sebesar Rp 10 juta dan semuanya di simpan dalam tabungan di bank tanpa menggunakannya sama sekali, maka setelah 1 tahun nilai total dari jumlah uang tersebut akan menjadi Rp 10 juta ditambah bunga sebesar Rp 100 ribu plus plus. Bunga ini didapat dari perhitungan Rp 10 juta dikalikan dengan 1% (bunga) besarnya menjadi plus plus karena bunga yang dibayarkan pada bulan pertama uang disetorkan juga diperhitungkan kembali sebagai uang yang tempatkan di tabungan.

           Selain tabungan, bank juga menyediakan produk rekening giro. Jenis tabungan ini biasa digunakan oleh golongan para pelaku bisnis atau wirausahawan. Jika kita menempatkan dana di rekening giro, maka kita akan mendapatkan “jasa giro”, bukan bunga. Pada intinya sama dengan prinsip bunga tabungan, jadi ada imbal balik sekian % yang diberikan kepada pihak nasabah.

           Produk simpanan lain yang umum ditemukan di bank adalah deposito, dimana pada produk ini pihak bank memberikan bunga yang
jauh lebih tinggi dibandingkan simpanan tabungan karena penarikan dana pada tabungan deposito tidak bisa dilakukan dengan leluasa atau sewaktu-waktu. Untuk melakukan penarikan deposito kita harus menunggu sampai pada tanggal jatuh tempo. Biasanya jangka waktu deposito ini  4 macam: 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan.
          Kita pasti sering menemukan antara bank yang satu dan bank yang lainnya saling bersaing adu tinggi dalam menawarkan bunga tabungan (termasuk giro dan deposito) kepada masyarakat untuk menjadi nasabah pada bank-bank tersebut. Mengapa tingkat suku bunga ini memainkan peranan yang begitu penting antar bank?
Hal ini karena behind the scene atau ‘dibelakang layar’ berkaitan dengan cara bank menjalankan model bisnis-nya, dimana uang yang kita simpan selanjutnya akan digunakan oleh bank sebagai modal untuk memberikan pinjaman kepada debitur. Dengan demikian bank dapat menikmati keuntungan dari selisih bunga yang harus dibayarkan oleh bank kepada nasabah dan bunga yang dibayarkan oleh debitur kepada bank.

Kepingin tahu lebih jauh soal fungsi bank sebagai penyalur pinjaman?  Silahkan lanjutkan membaca bagian kedua dari artikel ini.

Yuk ikutan mailing list KPR Academy

Thank you! Your submission has been received!

Oops! Something went wrong while submitting the form