Articles

Perluasan Ganjil Genap Bikin Tabungan Bertambah! Percaya?

Peluasan ganjil genap atau yang sering disingkat gage kini menjadi bahan perbincangan seluruh masyarakat. Tujuan dari adanya perluasan ganjil genap ini tak lain untuk meminimalisir angka kemacetan yang terjadi.

Namun banyak juga pengguna jalan yang merasa semakin direpotkan karena harus mencari jalan lain yang bebas dari area ganjil genap, dan mereka juga kecewa karena tidak bisa mengendarai mobilnya setiap hari.

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyampaikan bahwa adanya perluasan ganjil genap ini diakui sudah memberikan dampak yang signifikan bagi lalu lintas, hal ini dibuktikan dengan berkurangnya tingkat kemacetan di beberapa wilayah terkait. Adanya sistem ganjil genap ini membuat perjalanan semakin cepat dan lancar.

Mungkin bagi sejumlah masyarakat, adanya perluasan ganjil genap menjadi hal yang membuat ribet. Namun harus kamu tahu, bahwa adanya perluasan ganjil genap ini tidak hanya membuat sengsara masyarakat. Ada juga sebagian masyarakat yang justru diuntungkan dengan sistem ganjil genap ini.

Dengan adanya sistem ganjil-genap ini memang membuat kamu harus mencari jalan yang terbebas dari Kawasan ganjil genap. Tapi coba kita berpikir positif sejenak, saat ini pemerintah sudah menyediakan berbagai fasilitas umum yang nyaman dan mudah untuk diakses, seperti KRL, busway, MRT walaupun saat ini belum semua terintegrasi. Tapi kamu bisa mencoba memanfaatkan semua fasilitas itu untuk bepergian.

Kadang keterpaksaan justru memberikan kita jalan yang belum pernah kita coba sebelumnya. Ternyata dengan menggunakan fasiitas umum malah bisa menambah jumlah tabungan kamu lho. Kok bisa? Tentu bisa. Soalnya bayangin aja misalnya kamu membawa mobil pastinya kamu perlu mengisi bahan bakar dan belum lagi harus datang lebih pagi supaya masih kebagian tempat parkir. Tentu saja setelahnya kamu harus membayar uang parkir yang kalau dihitung-hitung dalam sebulan lumayan juga loh!

Seperti yang dialami oleh Bapak Rey, ia awalnya kesal dengan adanya perluasan ganjil genap. Namun setelah ia menyadari justru ia merasa bersyukur dan merasa sangat diuntungkan. Singkat cerita, kebetulan sekali ia tinggal di daerah Lebak Bulus dan bekerja di daerah Sudirman. Awalnya ia setiap hari membawa mobil untuk ke kantor. Namun sejak adanya peluasan ganjil genap ia terpaksa hanya bisa membawa mobil 2 hari sekali, karena terlalu jauh kalau harus berputar ke jalan non ganjil genap.

Sejak adanya perluasan ganjil genap inilah ia akhirnya memutuskan untuk naik MRT. Dari rumah ke MRT Lebak Bulus, ia naik ojek online seharga Rp 10.000 lalu naik MRT Lebak Bulus ke Bunderan HI. Ternyata untuk perjalanan pulang pergi ia hanya menghabiskan uang sekitar Rp 35.000.

Sedangkan bila ia mengendarai mobil pribadinya ia harus membayar parkir sekitar Rp 45.000 plus bahan bakar yang diperhitungkan sekitar Rp 40.000 untuk pergi pulang. Ditambah harus menghadapi stress menembus kemacetan saat pergi maupun pulang kerja. Sedangkan naik MRT ia tidak perlu mengalami kemacetan dan lebih cepat sampai.

Jadi berdasarkan pengalaman Bapak Rey, dengan memanfaatkan transportasi umum ia bisa menghemat Rp 40.000 dalam 1 hari. Apabila dikalkulasikan selama 1 bulan kerja, Bapak Rey bisa memiliki spare hampir 1 juta rupiah per bulan!

Nah dari situlah ia bisa melakukan penghematan yang kemudian bisa menambah pundi-pundi di tabungannya. Well, untuk kamu yang sering ngeluh karena adanya perluasan ganjil genap, mungkin ini saatnya untuk mencoba lebih kreatif. Siapa tahu ada alternatif transportasi di sekitar lingkungan rumah yang bisa dimanfaatkan dan bisa menghemat pengeluaran bulananmu! 😉

Articles - Menu

Yuk ikutan mailing list KPR Academy

Thank you! Your submission has been received!

Oops! Something went wrong while submitting the form