Articles

Nasib si Gaji 5 Juta

        
          Suatu hari ada percakapan di antara para karyawan di Perusahaan X tentang nasib mereka.

Andi       : Eh bro, tau ga? Minggu lalu gw baru aja beli rumah... pake fasilitas KPR FLPP, mayan banget bro... dah dapat bunga 5% fixed selama 20 tahun, dapat juga Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebanyak Rp 4 juta.

Ali            : Yah situ enak, karena gaji di bawah 4 juta jadi bisa dapet fasilitas KPR FLPP. Nah gw, gaji 5 juta... jadi ga bisa ambil fasilitas itu. Nasib nasib...

Anto       : Tetep aja bro Ali lebih enak... gw lebih miris lagi bro, gaji persis di 4,1 juta.. nanggung banget kan. 


           Mungkin kamu sudah pernah tahu atau dengar soal program KPR Sejahtera FLPP (Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan). Benar sekali, program tersebut memang dikhususkan untuk mereka yang memiliki penghasilan maksimal sebesar Rp 4 juta, namun buat kamu yang gajinya kayak si Ali atau si Anto, sebenarnya masih ada Fasilitas lain yang bisa kamu pergunakan.

           Fasilitasnya adalah FLPP Rumah Sejahtera Susun. Dari judul namanya pasti kamu sudah bisa nebak, bahwa itu adalah untuk kredit Rumah Susun. Caranya buat kamu dapetin itu gampang koq, tinggal ikuti langkah berikut:

  1. Tentukan pilihan lokasi rumah sejahtera susun yang ingin dibeli
  2. Lengkapi persyaratan untuk pengajuan KPR Sejahtera FLPP ke Bank Pelaksana
  3. Bayar uang muka ke Pengembang
  4. Menandatangani akad KPR Sejahtera FLPP
  5. Menempati rumah sejahtera susun
Gampang kan ?

Yang penting pastikan kamu memenuhi persyaratan pengajuan sebagai berikut:
  • Penghasilan kamu (tetap maupun tidak tetap) paling banyak sebesar Rp 7 juta dan menyertakan Surat Pernyataan Penghasilan yang diketahui oleh Pimpinan Instansi atau Kepala Desa/ Lurah
  • Kamu dan pasangan (bila ada), tidak memiliki rumah, yang harus dibuktikan dengan surat keterangan dari Kepala Desa / Lurah setempat
  • Belum pernah menerima subsidi Pemerintah untuk pemilikan rumah
  • Memiliki Kartu Tanda Penduduk(KTP) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Menyerahkan fotokopi SuratPemberitahuan Tahunan (SPT) PPh orang pribadi
So jangan cepat negative thinking dulu ya... baiknya kamu cari tau dulu, siapa tau ada solusi lain untukmu.

Yuk ikutan mailing list KPR Academy

Thank you! Your submission has been received!

Oops! Something went wrong while submitting the form