Articles

Mengenal Tahapan Proses KPR (1)

        
          Sebenarnya banyak sekali orang yang tidak peduli dengan tahapan proses KPR itu seperti apa, yang penting bagi mereka adalah setelah menyerahkan kelengkapan dokumen kepada petugas bank/ lembaga finansial, maka bagian kewajiban dari mereka telah selesai... selanjutnya tinggal duduk manis menunggu kabar baik dari bank.

          Yang sering menjadi masalah adalah saat waktu telah berjalan beberapa minggu dan masih tidak ada kabar apapun dari bank. Di sisi lain, pihak penjual sudah mulai gencar menelpon untuk menanyakan kapan pelunasan akan dilakukan. Kalo sudah begitu, biasanya mereka akan langsung bertindak dengan “tegangan tinggi”, kalang kabut, dan bergegas menelpon ke semua pihak yang terkait dengan transaksi pembelian rumah tersebut, mulai dari orang bank, pihak broker bahkan bisa sampai mengajukan komplain ke bank melalui media massa.

Nah, buat kamu yang ga kepengen ngerasain pengalaman “deg-degan” nan kalang kabut itu, yuk simak baik-baik tahapan proses KPR yang umum dijalankan oleh bank maupun lembaga pembiayaan lainnya.

Secara garis besar, tahapannya terdiri dari 3 bagian penting, yaitu:
  1. Tahap Penjualan KPR
    Dalam tahap ini, biasanya pihak bank menjelaskan kepada kamu mengenai apa itu produk KPR, jenis-jenis suku bunga fixed dan hal-hal detil lainnya. Selain itu pihak bank juga akan melakukan pengumpulan data dari kamu, misal copy KTP, NPWP, slip gaji, copy kartu keluarga dan lainnya.
  2. Tahap Analisa KPR
    Pada tahap analisa, biasanya pihak bank akan menghubungi kamu untuk melakukan verifikasi atas beberapa informasi yang kamu berikan, misal besaran gaji, biaya hidup per bulan, lokasi tempat bekerja, lama bekerja dan hal-hal lainnya yang dianggap penting oleh pihak bank. Biasanya pada tahap ini juga pihak bank akan minta agar dibuatkan janji kunjungan ke lokasi rumah/ properti yang  kamu hendak beli. Hal ini penting bagi pihak bank agar mereka dapat melakukan penilaian atas harga properti yang kamu beli. Untuk penilaian harga properti tersebut, ada kalanya dilakukan oleh pihak ketiga yang biasa disebut Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP / istilah umum lainnya appraisal).
Untuk tahap ke 3, kamu bisa baca lebih lanjut di artikel sambungannya ya....

Yuk ikutan mailing list KPR Academy

Thank you! Your submission has been received!

Oops! Something went wrong while submitting the form