Articles

Siapa yang Lebih Kaya?

        
          Bila kita dihadapkan pada 2 orang, sebut saja Tono dan Tini, dimana Tono punya penghasilan Rp 5 juta  per bulan dan Tini sebesar Rp 10 juta per bulan. Secara sekilas pastilah kita menilai Tini lebih kaya daripada Tono, karena penghasilannya lebih besar daripada Tono, namun bila kita berbicara soal “kekayaan” maka hal yang sebenarnya penting bukanlah besarnya penghasilan, namun seberapa besar kita dapat menyisihkan uang dari penghasilan kita untuk kita tabung atau investasikan.

Dari contoh diatas, seandainya Tono sanggup menyisihkan Rp 1 juta per bulan sedangkan Tini hanya sanggup menyisihkan Rp 500 ribu per bulan, maka dalam 1 tahun kekayaan Tono lebih besar Rp 6 juta dibanding Tini. Hal ini mungkin terkesan sepele atau remeh, namun bila hal ini terjadi terus menerus selama kurun waktu tertentu, maka hasilnya akan menjadi drastis.

          Hal yang sama berlaku juga dengan rencana membeli rumah, dimana di dalam rencana tersebut, salah satu komponen terpenting yang perlu dilakukan adalah mengumpulkan dana untuk membayar DP / uang muka rumah. Semakin kita rajin menyisihkan dana dari penghasilan kita setiap bulannya, maka seiring berjalannya waktu, rumah yang akan mampu kita beli pun akan bisa semakin besar seiring dengan peningkatan dana yang telah kita alokasikan selama ini.

So, why wait?

Mulailah menyisihkan uang untuk menggapai rumah impianmu.

Yuk ikutan mailing list KPR Academy

Thank you! Your submission has been received!

Oops! Something went wrong while submitting the form